Pertanyaan sederhana….
1. Sebutkan surat terpanjang di Al-Qur’an??
2. Sebutkan Ayat terpanjang di Al-Qur’an(No.Ayat dan Nama Suratnya)??
Bersambung….Masih Banyak Pertanyaanya…yang gampang dulu aja… jawab dulu ya…Via comment aja lebih gampang…
Pertanyaan sederhana….
1. Sebutkan surat terpanjang di Al-Qur’an??
2. Sebutkan Ayat terpanjang di Al-Qur’an(No.Ayat dan Nama Suratnya)??
Bersambung….Masih Banyak Pertanyaanya…yang gampang dulu aja… jawab dulu ya…Via comment aja lebih gampang…
Dalam sebuah haditsnya (bukan “hadist”, karena huruf yang digunakan adalah huruf “tsa” jadi kalu di waqofkan bunyinya “ts” bukan “st”) yang shahih Rosulullah SAW bersabda bahwasanya orang2 yang mahi dalam membaca Al-Qur’an nantinya akan bersama para malaikat, dan dilain hadits disebutkan bahwa para penghafal Al-Qur’an akan membacakan hafalannya ketika yaumul qiyamah nanti, dan penghafal Al-Qur’an tersebut akan ditempatkan disurga pada saat ayat terakhir yang dia baca,jadi semakin banyak hafalan seseorang maka semakin tinggilah tingkatan surganya nanti di hari akhir.
Abdullah bin Amru meriwayatkan dari Nabi saw. Beliau bersabda, “Dikatakan kepada penghafal Al-Quran, ‘Bacalah dan naiklah ke tingkat surga dan bacalah dg perlahan seperti engkau baca di dunia, karena tempatmu ada pd akhir ayat yg engkau bawa.”
Tapi ini semua akan bisa diperoleh jika seseorang menghafalkan A-Qur’an tersebut atas keimanan terhadap Allah SWT artinya dia harus ikhlas semata-mata Lillahi Ta’ala tidak ada tujuan lainnya.
Dalam hadits lain Rosulullah SAW bersabda bahwa Penghafal Al-Qur’an nantinya akan memasangkan mahkota yang kilau cahayanya melebihi kilau cahaya matahari kepada kedua orangtuanya sehingga pada saat itu banyak orang yang bertanya perihal itu yang disebabkan oleh anaknya sendiri karena ia telah menghafal Al-Quran, dan juga peghafal Al-Qur’an tersebut dapat memberikan syafa’at kepada 10 orang yang telah di pastikan masuk neraka berbeda dengan orang yang mati syahid yang bisa memberikan syafaat bagi 70 orang untuk masuk surga, semoga kita dapat memperoleh husnul khotimah,,,Bersambung ke Part 3,,, (Ridwan Idham)
Inna Nahnu Nazzalna Adz-Zikra Wa inna lahu lahafidzun… (Surat Al-Hijr, Juz ke-14, Ayat 9)
Sesungguhnya kami Menurunkan Adz-Dzikra(Al-Qur’an) dan sengguhnya kami pula lah yang memeliharanya (Surat Al-Hijr, Juz ke-14, Ayat 9) Potongan ayat ini menerangkan bahwa Allah SWT akan selalu memelihara Al-Qur’an yang dalam konteks ini adalah keasliannya, dan oleh karena itu ketika Allah SWT menurunkan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW tidak diturunkan secara langsung melainkan bertahap ayat demi ayat yang lamanya sekitar 23 tahun, hal ini bertujuan agar Nabi Muhammad SAW dapat langsung mempelajarinya, memahaminya dan kemudian menghafalnya, serta mengajarkannya kepada para sahabat karena merekalah yang akan menjutkan estafet dakwah Nabi Muhammad SAW.
Pada zaman Nabi Muhammad SAW banyak sekali sahabat yang hafal Al-Qur’an, hingga pada saat perang UHUD banyak sekali para penghafal Al-Qur’an yang mati syahid, sehingga memacu semangat sahabat2 yang lainnya untuk menghafal Al-Qur’an.. Suatu keadaan yang sangat luar biasa di zaman nabi Muhammad SAW, kalau kita bandingkan dengan keadaan sekarang sangat jauh sekali dibandingkan pada zaman itu.
Yang menjadi tugas kita adalah melanjutkan dakwah para sahabat yang dimana mereka memiliki ghiroh atau semangat yang sangat begitu luar biasanya, bayangkan mereka mau menghafalkan Al-Qur’an yang terdiri dari kurang lebih 600 halaman, sedangkan kita membacanya pun jarang sekali seminggu atau sekali sebulan atau kapan kita ingat saja, padahal Allah SWT sudah menjanjikan pahala yang berlipat ganda untuk hambanya yang membaca Al-Qur’an sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Rosulullah SAW bahwa satu huruf Al-Qur’an yang kita baca akan dibalas dengan sepuluh kebaikan Subhanallah…..Bersambung ke part 2(Ridwan Idham)
Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.